Menjadi sesuatu yang cukup mengejutkan tentunya ketika karakter Kotone Shiomi diungkap akan hadir ke dalam game Persona 5: The Phantom X. Hal ini tentu bisa dibilang sedikit menjawab penantian lama akan para fans yang rindu dengan sang protagonis perempuan dari Persona 3 Portable keluaran tahun 2009 tersebut.
Terbaru, Atlus bersama Black Wings Game Studio belakangan resmi mengumumkan bahwa Kotone akan hadir sebagai playable character yang bisa di gacha pada 24 September mendatang, bersaman dengan update Persona 5: The Phantom X ke versi 4.10.
Tidak ketinggalan, sang developer juga melepas sebuah trailer animasi yang perlihatkan sekilas aksi Kotone dalam bertarung menggunakan senjata naginata-nya. Kamu bisa cek langsung trailer tersebut di bawah ini.
Satu hal yang juga terbilang menarik dari trailer di atas adalah diperlihatkan juga secara sekilas beberapa karakter sampingan dari Persona 3 Portable, yakni Rio Iwasaki, Saori Hasegawa dan Theodore.
Alasan Kotone Shiomi tidak ada di Persona 3 Reload
Satu hal yang terbilang membuat kecewa tidak sedikit fans lama adalah absennya Kotone pada Persona 3 Reload. Mengingat kini game remake tersebut telah berumur dua tahun lebih, harapan tersebut nampaknya harus kian dikubur dalam-dalam.
Adapun pihak Atlus sebelumnya pernah mengungkapkan bahwa menghadirkan protagonis tambahan dinilai tidak realistis karena akan membutuhkan waktu pengembangan lanjutan yang lebih lama, serta biaya yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan konten ekspansi seperti episode Aigis.
Tidak ketinggalan, hal ini tentu juga mengingat bahwa Atlus sendiri juga tengah mengembangkan Persona 4 Revival yang ditargetkan rilis pada awal tahun 2027 mendatang, serta Persona 6.

Nah, kira-kira bagaimana tanggapanmu mengenai hal ini, brott? Yuk, langsung saja share pendapatmu di kolom komentar ya.
Baca juga informasi menarik atau artikel keren lainnya dari Andy Julianto. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.