Developer indie Ternox Games baru-baru ini mengungkapkan bahwa game simulasi pasar saham bernuansa santuy dengan latar Jepang era 80-an, yakni Stonks-9800, batal menyambangi platform PlayStation.
Ruslan Salikov selaku solo developernya menjelaskan bahwa pembatalan tersebut dilakukan secara sepihak oleh Sony tanpa ada penjelasan. Ia juga telah mencoba menghubungi PlayStation Support dan mengirimkan email namun tetap tidak ada respon yang jelas.
Sang developer awalnya merencanakan Stonk-9800 untuk sambangi platform PlayStation 5 pada 2027 mendatang, bahkan menghadirkan edisi fisik. Walau demikian, ia tetap berencana untuk merilis gamenya ke platform Xbox dan Nintendo Switch.
Sebagai informasi, Stonk-9800 saat ini sudah diluncurkan secara early access di platform Steam semenjak tahun 2023 lalu. Jika melihat roadmap yang sudah dibagikan, gamenya diekspektasikan meluncur resmi di tahun 2026 ini.
Tidak hanya game Stonks-9800
Kejadian ini sayangnya tidak hanya terjadi kepada Stonks-9800 saja. Ruslan turut menyebutkan bahwa Sony juga akan menarik 13 game lain yang telah ia rilis sebelumnya. Adapun game-gamenya adalah sebagai berikut:
- Nexoria: Dungeon Rogue Heroes
- Finger Fitness
- Retro Highway
- Unichrome: A 1-Bit Unicorn Adventure
- O-VOID: Console Edition
- Run & Jump Guy
- Scrap Divers
- Fox’s Zen House
- Boned Again: Survivors
- Dungeonloop
- IN-VERT
- Taimumari: Complete Edition
- Bullet Beat
Ruslan meminta maaf atas kejadian yang diluar kendalinya ini. Ia juga menyarankan bagi pengguna PlayStation untuk segera membeli game-gamenya tersebut jika tertarik, karena kemungkinan batas waktu sampai penarikannya sendiri kemungkinan kurang dari seminggu.
Nah, kira-kira bagaimana tanggapanmu mengenai hal ini, brott? Yuk, langsung saja share pendapatmu di kolom komentar ya.
Baca juga informasi menarik atau artikel keren lainnya dari Andy Julianto. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.