Franchise Game Wajib Comeback – Tahun 2026 baru saja dimulai. Industri video game kini gencar memperlihatkan game-game baru serta franchise lama yang dibangkitkan kembali dengan remake, remaster, maupun sekuel baru.
Kehadiran franchise-franchise lama ini tentu sangat dinanti oleh para fans. Namun, masih banyak franchise yang masih belum muncul game barunya. Dan pada artikel kali ini, Gamebrott akan membahas 8 franchise game yang wajib kembali di tahun 2026.
8 Franchise Game yang Wajib Comeback di Tahun 2026
Berikut adalah 8 franchise game yang wajib kembali di tahun 2026 menurut pendapat kru Gamebrott.
Titanfall
Franchise pertama yang menurut Gamebrott perlu untuk kembali adalah Titanfall. Franchise ini merupakan franchise game First-Person Shooter di dunia sains fiksi dan dikembangkan oleh Respawn Entertainment.
Pemain mengendalikan seorang pilot yang berperang di masa depan baik menggunakan persenjataan canggih hingga robot titan bertarung 6 lawan 6. Dengan gameplay serba cepat dan juga mekanik unik seperti berjalan di dindinggame ini begitu populer dikalangan fans FPS.
Namun sayangnya, game ini tidak memiliki kelanjutan sejak Titanfall 2 dan Respawn mengembangkan franchise ini melalui Apex Legends yang berada di Universe yang sama. Kabar terakhirnya proyek game dengan kode R7 telah dibatalkan pada bulan April 2025.
Pahlawan Gitar

Game selanjutnya adalah game ritme yang sangat populer di kalangan gamer terutama gamer Indonesia yaitu Guitar Hero. Franchise yang satu ini sangat populer hingga memunculkan spin-off seperti DJ Hero dan Band Hero.
Game ini populer karena gameplaynya yang seru dimana pemain memainkan lagu-lagu rock klasik hingga modern. Tak hanya bermain sendiri, game ini juga menyediakan fitur multiplayer co-op ataupun battle dan membuat permainan semakin seru dimainkan bersama teman.
Namun sejak 2010, game ini tidak dilanjutkan lagi karena franchise berstatus hiatus dibawah naungan Activision meskipun sempat kembali pada tahun 2015 dengan Guitar Hero Live. Dan pada tahun 2026 ini, rasanya game tersebut sudah seharusnya kembali karena masih dinanti oleh para gamer hingga sekarang.
Nafas Api

Game JRPG tentunya sangat bervariasi. Dan salah satu franchise game JRPG yang populer di Indonesia adalah Breath of Fire terutama seri ke-4 game tersebut yang bahkan mendapatkan mod “Bahasa Indonesia”.
Game yang satu ini cukup unik dimana di setiap serinya, MC selalu bernama Ryu yang merupakan seorang pemuda dari klan naga dan dapat berubah menjadi Naga. Tak hanya itu, karakter Heroine juga mayoritas bernama Nina yang merupakan gadis berambut pirang dengan sayap.
Mengenai masa depan franchise ini, Keiji Inafune yang merupakan Pimpinan Research dan Development Capcom pada tahun 2008 sempat mengatakan bahwa franchise kini telah hiatus karena perusahaan kekurangan staff dan meningkatnya persaingan pasar JRPG. Dan rasanya, tahun 2026 ini merupakan tahun yang pas untuk kembalinya game tersebut.
Prototipe

Ada yang masih ingat dengan Prototype? Tentu saja banyak. Franchise yang satu ini menjadi salah satu game pembuka kepopuleran game Action-Adventure Open World modern pada tahun 2009 dan menghasilkan 2 game.
Pemain kan memerankan Alex Mercer di seri pertama dan James Heller di sekuel game yang merupakan Shapeshifter dengan kekuatan unik yang dapat mengubah bentuk tubuh menjadi berbagai hal. Dan inilah keunikan yang membuat para fans menyukai franchise tersebut.
Namun sayangnya, sejak perilisan game ke-2, Activision mengumumkan bahwa game tersebut tidak mencapai target komersil dan menyebabkan studio pengembang yaitu Radical Entertainment dikecilkan dan menjadi studio pembantu dalam proyek Activision.
Rumor mengenai game ke-3 belakangan ini muncul dan para fans semakin berharap dengan kelanjutan franchise ini. Semoga saja tahun ini akan ada informasi mengenai game yang dicintai oleh banyak game ini.
Krisis Dino

Dino Crisis merupakan franchise yang sangat ikonik dari Capcom. Game survival horror bertemakan dinosaurus ini sangat populer pada platform PS1 dan para fans mengharapkan kehadiran game terbaru hingga sekarang.
Sejak tahun perilisannya di 1999, game ini hanya memiliki total 4 game dengan game Dino Crisis 3 rilis di tahun 2003. Dan lebih dari 23 tahun kemudian, akhirnya Capcom mulai melirik franchise ini dimana mereka telah merilis bundle pada tahun 2025 dan merilis ulang seri pertama dan ke-2 di Steam baru-baru ini.
Dan sepertinya langkah tersebut seperti mengisyaratkan bahwa mereka tertarik untuk menghidupkan franchise namun ingin melakukan “cek ombak” terlebih dahulu. Dan mungkin saja, jika penjualannya cukup sukses di Steam, mereka akan membuat game terbaru dari franchise ini.
Klub Tengah Malam

Ada yang ingat dengan Midnight Club? Game balap open-world buatan Rockstar ini memiliki mekanisme balapan yang unik. Pada umumnya, game balap memiliki jalur yang jelas baik jalur trek maupun kota yang diberi pembatas agar pemain tidak tersesat atau keluar jalur.
Namun Midnight Club melakukan hal yang berbeda dengan membiarkan pemainnya menempuh jalur manapun asal pemain bisa melewati titik checkpoint yang sudah ditetapkan sehingga setiap pembalap bisa mengambil jalur-jalur yang berbeda.
Rockstar telah menahan pengembangan franchise ini sejak tahun 2010 dimana tim pengembangnya perlahan-lahan dilepas. Namun meskipun begitu, sepertinya masih ada harapan terhadap franchise ini.
Take-Two Interactive telah mendaftarkan merek dagang serta mengakui eksistensi franchise balapan tersebut pada tahun 2022 lalu. Dan tahun ini sepertinya tahun yang pas untuk mengumumkan game tersebut karena berkurangnya saingan seperti Need for Speed yang kini telah dibekukan.
Tenchu

Jika mengingat game Diam-diamsalah satu yang pastinya teringat adalah Tenchu. Benar, game ini sangat populer dan memiliki sekitar 9 game sejak perilisan perdana di tahun 1998 hingga 2008.
Pada awalnya franchise berada ditangan Acquire dan Activision, namun pada tahun 2004, Fromsoftware membeli franchise ini dan mereka mengembangkannya hingga game terakhir di 2008.
Fromsoftware sendiri sempat mencoba mengembangkan kembali franchise, namun pada akhirnya game tersebut berubah menjadi Sekiro Shadows Die Twice. Mengenai apakah ada harapan atau tidak terkait kembalinya franchise, sepertinya masih ada harapan mengingat Fromsoftware bisa menghidupkan franchise Armored Core yang tertidur 10 tahun.
Raungan Berdarah

Franchise terakhir yang rasanya perlu kembali di tahun 2026 tak lain dan tak bukan adalah Bloody Roar. Game fighting yang satu ini terkenal kartena sistem bertarung yang unik dimana karakter dapat berubah menjadi binatang buas.
Sejak awal perilisannya pada tahun 1997, game ini hanya memiliki 4 game saja dan game terakhir yang rilis adalah Bloody Roar 4 pada tahun 2003. Pengembang game ini yaitu Hudson Soft kemudian masuk menjadi bagian dari Konami pada tahun 2012.
Dan sudah lebih 20 tahun berlalu tanpa adanya game baru dari franchise ini. Dengan gerak gerik Konami yang mulai membangkitkan IP-IP lama mereka mulai dari Silent Hill, Castlevania, hingga Metal Gear, mungkin saja giliran selanjutnya adalah Bloody Roar.
Nah itulah 8 Franchise Game yang Wajib Comeback di Tahun 2026 versi Gamebrott. Apakah kamu kangen dengan game-game yang ada di artikel ini, Brott? Ataukah kamu justru sedang memainkan kembali game-game tersebut?
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Daftar G atau artikel detail oleh Javier Ferdano. Untuk informasi lebih lanjut dan pertanyaan lainnya, silakan hubungi kami melalui author@gamebrott.com
News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Download Film
A gaming center is a dedicated space where people come together to play video games, whether on PCs, consoles, or arcade machines. These centers can offer a range of services, from casual gaming sessions to competitive tournaments.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.